Telpon Berdering di Kantor Damkar Ogan Ilir, Dikira Ada Kebakaran RumahTernyata Mahasiswa Minta Tolong Ganti Tabung Gas 

OGANILIR, Begawan Indonesia- Dering telepon di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Ogan Ilir terdengar. Awalnya diduga akan ada informasi kebakaran rumah, ketika diangkat oleh petugas terdengar suara perempuan muda yang ternyata Mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) Indralaya meminta tolong agar petugas Damkar datang untuk mengganti tabung gas di kost nya. Sang perempuan muda tidak berani memasang karena terdengar suara seperti bocor sehingga meminta bantuan petugas Damkar.

Yohanas
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Ogan Ilir (BI)

“Dengan sigap petugas kita bergerak ke kost an mahasiswa tersebut yang berlokasi di Kelurahan Timbangan Indralaya Utara untuk membantu mengganti tabung gas tersebut,” kata Hanggarda Oktaviandri Danru Regu C Posko Induk Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Ogan Ilir menceritakan pengalaman personelnya, Rabu (26/11/2025) di kantornya.

Diceritakan Hangga, tidak hanya mengganti gas, Posko Layanan Laporan Damkar Ogan Ilir kerap menerima telepon dari warga yang meminta bantuan. Mulai dari melepas cincin dari tangan, melepas anting dari telinga, mencari kunci motor yang jatuh ke selokan, menyelamatkan kucing yang jatuh ke sumur, membersihkan sarang tawon di rumah warga, mendorong motor yang mogok ke bengkel, membuka pintu rumah yang terkunci, membongkar brangkas karena pemilik tidak bisa membukanya hingga mengambilkan raport seorang anak ke sekolah.

BACA JUGA :

Pimpin Apel dan Simulasi Penanggulangan Karhutla, Menteri LH RI Puji Upaya Pemprov Sumsel Tekan Karhutla 2025

“Banyak sekali pak telepon yang diterima di posko pelayanan mulai dari melepas cincin hingga mengambilkan raport, Alhamdulillah semua kami layani dengan sebaik-baiknya, tak ada yang kami abaikan, kalaupun kami tidak bisa, kami katakan kami tidak bisa tapi kami datang dulu dan kami upayakan membantu,” kata Hangga

Hanggarda Oktaviandri
Danru Posko 3 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Ogan Ilir (BI)

Hangga sendiri sangat mensyukuri bekerja sebagai petugas Damkar Ogan Ilir. Ia senang karena dapat membantu kesulitan warga. Ia merasa bahagia ketika warga senang karena sudah dibantu dan mengucapkan terimakasih kepada anggotanya.

“Alhamdulillah saya senang bekerja sebagai petugas Damkar khususnya bidang Penyelamatan. Saya merasa bahagia saat kesulitan warga dapat teratasi,” katanya

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Yohanas didampingi Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Amrullah Chandra mengatakan, mulai Januari 2025 hingga saat ini sudah ada 146 kali kegiatan penyelamatan dan pertolongan yang dilakukan oleh Damkar Ogan Ilir atas laporan masyarakat.

“Dari 146 kegiatan penyelamatan tersebut mayoritas adalah permintaan pembersihan sarang tawon, mengevakuasi ular dan melepas cincin,” kata Yohanas

Yohanas bersyukur karena masyarakat percaya kepada petugas Damkar Ogan Ilir untuk membantu kesulitan mereka.

*Kami punya SOP bahwa setiap pengaduan dan laporan warga harus direspon paling lama 15 menit dari laporan yang masuk, sebelumnya diverifikasi dulu laporan tersebut dan jika benar maka petugas langsung bergerak menuju lokasi yang dilaporkan,” ujarnya

“Kita tidak ingin masyarakat kecewa jika laporan mereka lambat kita respon maka kita buat SOP bahwa setiap laporan harus ditindaklanjuti kurang dari 15 menit,” tambahnya

BACA JUGA :

Polda Sumsel Inisiasi Tanam Jagung di Lahan Rawan Karhutla, Sekda: Wujud Nyata Sinergi Ketahanan Pangan

Yohanas menjelaskan saat ini personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Ogan Ilir sebanyak 120 orang yang dibagi ke dalam 3 pos. Dari 120 orang itu 50 persen berstatus ASN PPPK paruh waktu.

Sementara untuk fasilitas memang belum mencukupi. Dikatakan Yohanas dengan cakupan wilayah yang cukup luas berdiri dari 16 kecamatan dan 243 desa dan kelurahan, fasilitas dan personel yang ada dirasa belum bisa mengcover luas wilayah yang ada.

Idealnya menurut Yohanas, di Ogan Ilir ini ada 11 pos Damkar dan Penyelamatan.

“Kedepan akan kita lakukan pengembangan menjadi 11 pos dan tentu dengan penambahan personel, kita juga akan mengajukan penambahan fasilitas kendaraan pemadam dan fasilitas lainnya, Saat ini kendaraan kita ada 6 unitt dan sejumlah alat penyelamatan. Sedangkan anggaran saat ini Alhamdulillah sudah mencukupi namun kedepan kita akan mengajukan tambahan anggaran karena semakin banyak laporan dari masyarakat,” jelasnya

Petugas Damkar Ogan Ilir (BI)

Yohanas bersyukur karena Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Ogan Ilir mendapatkan kepercayaan masyarakat terutama masyarakat yang sedang menghadapi masalah.

“Alhamdulillah masyarakat percaya kepada kami , mungkin masyarakat menilai dari respon kami yang cepat, begitu ada pengaduan melalui call center kita dan sampai ke anggota langsung dilakukan persiapan dan turun ke lokasi tanpa perintah, tanpa suara permohonan dan tanpa profosal,” katanya

Atas kepercayaan masyarakat tersebut Yohanas menekankan kepada personelnya agar menjaganya dengan bekerja iklas dan tanpa pamrih.

“Saya selalu berpesan kepada personel agar selalu menjaga kepercayaan masyarakat dengan bekerja ikhlas dan tanpa pamrih. Bekerja dengan penuh tanggung jawab dan selalu ingat motto damkar “jangan pulang sebelum padam,” pungkasnya.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *