Tinjau Dapur MBG di Ogan Ilir, Anggota DPRD Sumsel H Aswan Mufti Cari Bahan Untuk Dibawa ke Rapat Dengan BGN

oplus_0

OGANILIR, Begawan Indonesia – Anggota DPRD Provinsi Sumsel dari Fraksi Gerindra H Aswan Mufti ST MSi melakukan peninjauan terhadap salah satu dapur penyedia Makanan Bergizi Gratis di Kecamatan Indralaya Selatan Ogan Ilir Sumatera Selatan Rabu (24/9/2025)

Dalam peninjauan tersebut H Aswan Mufti didampingi Camat Indralaya Selatan Haries.

 Pekerja sedang membersihkan wadah dari stainless sebagai tempat makanan bergizi gratis (BI)

H Aswan Mufti mengatakan kunjungan tersebut dalam rangka tugasnya selaku anggota DPRD Sumsel dari Fraksi Gerindra. Diketahui program Makanan Bergizi Gratis merupakan program utama Presiden Prabowo yang juga Ketua Umum Partai Gerindra.

Di lokasi yang ditinjau terletak di Desa Meranjat H Aswan Mufti diterima beberapa staf dapur MBG tersebut. Di sana H Aswan Mufti menanyakan beberapa hal kepada staff dapur dan menyerap apa saja yang dilihat untuk menjadi bahan masukan bagi perbaikan kedepannya.

 H Aswan Mufti memastikan air mengalir dari kran yang ada (BI)

“Ya besok saya akan ada rapat dengan staf Badan Gizi Nasional, ini akan menjadi bahan bagi saya sebagai masukan bagi Badan Gizi Nasional,” kata Aswan Mufti

Diungkapkan Aswan, ada beberapa catatan penting yang akan ia bawa dalam rapat dengan staf Badan Gizi Nasional esok pertama pengawasan petugas BGN dilapangan harus lebih ditingkatkan. Selanjutnya kebersihan dan higienis dapur MBG harus diperhatikan lagi.

“BGN juga harus menetapkan standar bangunan dapur MBG mulai dari sanitasi lingkungan, kebersihan peralatan masak, bahan baku makanan dan pola pengantaran. Kendaraan yang digunakan untuk mengantar harus memenuhi persyaratan atau kendaraan baru,” ujar Aswan Mufti

Anggota DPRD Sumsel H Aswan Mufti ST MSi berbicara dengan Camat Indralaya Selatan Haries dan staf dapur MBG di Ogan Ilir (BI)

Semua itu tegas Aswan Mufti, untuk mencegah jangan sampai terjadi peristiwa seperti di beberapa daerah berupa ada anak yang menderita keracunan, atau ditemukan makanan yang basi sebelum dikonsumsi.

“Ini yang harus kita perhatikan supaya program bapak Prabowo berjalan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tukas Aswan Mufti.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *