Di Desa Bakung Anggota DPRD Sumsel H Aswan Mufti “Ditodong” Berbagai Aspirasi Masyarakat 

Anggota DPRD Sumsel H Aswan Mufti disambut warga Desa Bakung (BI)

OGAN ILIR, Begawan Indonesia – Anggota DPRD Sumsel dari Fraksi Gerindra H Aswan Mufti melakukan kegiatan reses Masa Sidang VI Tahun Anggaran 2036+2027 di Desa Bakung Kecamatan Indralaya Utara Ogan Ilir Sumatera Selatan Senin ( 6 Juli 2026)

Kegiatan reses tersebut dihadiri Kades Bakung Suharman, seluruh Kepala Dusun, TP PKK, Ketua P2UKK , Karang Taruna dan ratusan masyarakat.

Hadir juga tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama.

Suharman Kepala Desa Bakung (BI)

Kepala Desa Bakung Suharman dalam sambutannya mengatakan ia berterima kasih atas kunjungan anggota DPRD Aswan Mufti dalam reses menyerap aspirasi warga di Desa Bakung.

Ia berharap aspirasi yang disampaikan warga dapat diperjuangkan oleh Aswan Mufti di DPRD Sumsel.

“Mewakili masyarakat saya berterima kasih atas kunjungan bapak Aswan Mufti selaku anggota DPRD Sumsel ke Desa Bakung yang masuk wilayah Kecamatan Indralaya Utara. Kami berharap bapak Aswan dapat memperjuangkan aspirasi dan harapan warga di DPRD Sumsel,” kata

Foto bersama BI)

Sejumlah usulan warga menyeruak dalam reses tersebut. Diantaranya dari Kades Suharman yang meminta perbaikan jalan di Desa Bakung sepanjang satu setengah kilometer yang kondisinya rusak parah. Padahal jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian warga yang mayoritas petani dan berkebun karet.

“Kami meminta bapak Aswan betul betul memperjuangkan perbaikan jalan tersebut sebab keberadaan nya sangat vital bagi perekonomian warga,” tegasnya

Lalu ada ibu Astriani yang meminta bantuan baju seragam dan satu set alat Rebana dan speaker aktif.

Miko
Karang Taruna Desa Bakung ((BI)

Sedangkan Miko, Sekretaris Karang Taruna Desa Bakung Mnnta bantuan fasilitas seperti olahraga bola, net volly, baju club, waring pelindung dan minta dana kegiatan HUT RI tanggal 17 Agustus nanti.

Sementara Lembaga Adat melalui pengurusnua Lukman

minta bantuan wireless/sound system untuk yasinan dan takziah orang meninggal.

Lukman
Lembaga Adat Desa Bakung (BI)

Sementara Delly Apriadi meminta Aswan membantu penyelesaian sengketa lahan dengan salah satu perusahaan perkebunan di wilayah desa Bakung.

Menanggapi aspirasi warga tersebut anggota DPRD Sumsel H Aswan Mufti mengatakan ia akan memperjuangkan semua di DPRD Sumsel.

Sedangkan untuk permintaan bantuan pakaian seragam kelompok rebana, sound system, alat olahraga, baju seragam RT dan Kepala lingkungan akan dipenuhi melalui secara pribadi oleh Aswan Mufti.

“Untuk baju seragam, alat rebana, peralatan olahraga, sound system nanti saya yang memenuhinya,” imbuhnya

H Aswan Mufti
Anggota DPRD Sumsel (BI)

Aswan juga menjanjikan bantuan 5 ekor sapi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang akan diserahkan pengelolaannya ke Koperasi Merah Putih supaya dapat lebih berkembang.

Dijelaskan Aswan Mufti, saat ini ada kendala karena dana BKBK (Bantuan Keuangan Bersifat Khusus) yang biasanya digunakan untuk membiayai usulan dari masyarakat sedang dikaji oleh salah satu lembaga pemerintah Pusat.

“Mari berdoa semoga dana BKBK tetap berlanjut karena melalui dana BKBK inilah aspirasi masyarakat yang kami rangkum melalui reses ini dapat kami realisasikan,” kata Aswan Mufti

Aswan juga mengajak masyarakat mendukung program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo. Diakui Aswan sbelumnya banyak persoalan yang muncul dari program tersebut.

Tari sambut dari anak anak Desa Bakung (BI)

“Namun saat ini pemerintah mulai melakukan perbaikan dan evaluasi, buktinya siapapun yang melakukan penyimpangan meskipun dia orang dekat presiden tetap diproses. Bahkan ada jenderal aktif dari dua institusi yang turut diproses yang di era sebelumnya tidak pernah terjadi,” tambah Aswan

Aswan juga mengajak ibu ibu untuk ikut mengawasi program dan tidak takut untuk melaporkan jika ada penyimpangan dalam pelaksanaannya.

“Jika ibu ibu atau bapak bapak menemukan penyimpangan dalam program Makan Bergizi Gratis silahkan laporkan ke call center kejaksaan, pasti diproses dan ditutup jika terbukti,” kata pungkas pria asal Tanjung Raja Ogan Ilir ini.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *