Hanya 1 Bulan, Permintaan Warga Dibuatkan Gorong gorong Pencegah Banjir di Desa Sri Tanjung Ogan Ilir Kepada Anggota DPRD Sumsel dari Fraksi Gerindra H Aswan Mufti Telah Terealisasi 

Gorong gorong yang diminta warga untuk mencegah banjir mulai dibangun (BI)

OGAN ILIR Begawan Indonesia – Hanya kurang lebih 1 bulan pemintaan warga Desa Sri Tanjung Kecamatan Tanjung Batu Ogan Ilir berupa gorong gorong pencegah banjir yang kerap melanda desa tersebut telah dipenuhi H Aswan Mufti anggota DPRD Sumsel dari Fraksi Gerindra.

Dari foto yang diterima redaksi Jumat (14/82026), terlihat pengerjaan pembangunan gorong gorong sedang dilaksanakan oleh pekerja.

Mewakili warga, Kepala desa Sri Tanjung Zainal mengucapkan terimakasih atas Direalisasikannya pembangunan gorong gorong yang sudah lama diharapakan warga tersebut.

(BI)

“Alhamdulillah pak Aswan. Pemasangan gorong² di Seri Tanjung sudah dilaksanakan. Atas nama warga desa saya ucapkan terimakasih banyak. Semoga perjuangan bpk dapat ganjaran pahala dan juga kebaikan² buat pak H. Aswan. Aamiiin,” kata Kades Zainal

Seperti diberitakan sebelumnya, pada putaran akhir Reses Masa Sidang ke VI Tahun Anggaran 2026-2027 Tahun 2026, anggota DPRD Sumsel dari Fraksi Partai Gerindra H Aswan Mufti berkunjung ke Desa Sri Tanjung kecamatan Tanjung Batu Ogan Ilir Jum’at (10/7/2026)

Kedatangan Aswan Mufti disambut ratusan warga dengan pengalungan sorban dan penampilan grup tari yang menampilkan tari sambut “Mapak Raje”

Kepala Desa Sri Tanjung Zainal dalam sambutannya berterima kasih karena H Aswan Mufti memilih desanya sebagai tempat menyerap aspirasi warga.

(BI)

Kades Zainal juga menyampaikan aspirasinya berupa permintaan pembangunan jalan desa menuju lokasi pengembangan desa.

“Desa ini tidak bisa mengembang mengikuti ruas jalan provinsi karena di sisi ulu dan hilir sudah padat dan berbatasan dengan desa lain. Pengembangan desa hanya ke belakang desa dan ini membutuhkan jalan desa. Kami mohon pak Aswan memperjuangkan jalan tersebut” kata Zainal

Sementara Abdul Aziz meminta dibangun Siring atau gorong gorong di jalan desa untuk mencegah banjir yang sering melanda saat hujan turun.

Sedangkan Ketua BPBD Darul Qutni meminta Aswan Mufti mempertanyakan mengapa banyak kartu BPJS warga yang tidak aktif lagi sehingga sulit untuk berobat.

Aspirasi lain dari Andi yang meminta diperjuangkan pengadaan lampu jalan sebanyak 4 titik di jalan desa.

Ada juga yang meminta bantuan sound system untuk sanggar tari yang anggotanya anak-anak.

Tangga Yang Diminta Warga Tanjung Raja Utara Saat Reses Anggota DPRD Sumsel Dari Fraksi Gerindra H Aswan Mufti, Hari ini Telah Terpasang dan Dapat Digunakan 

Menyikapi permintaan warga, Aswan Mufti mengatakan untuk aspirasi yang bersifat fisik akan ia perjuangkan di DPRD Sumsel.

“Sedangkan untuk permintaan bantuan sound system dan peralatan olahraga akan saya bantu secara pribadi,” katanya

Dijelaskan Aswan Mufti, saat ini ada kendala karena dana BKBK (Bantuan Keuangan Bersifat Khusus) yang biasanya digunakan untuk membiayai usulan dari masyarakat sedang dikaji oleh salah satu lembaga pemerintah Pusat.

Hadiri Sedekah Dusun Desa Tanjung Baru, Anggota DPRD Sumsel Dari Fraksi Gerindra H Aswan Mufti Berjanji Tetap Perjuangkan Lahan PT Gembala Sriwijaya yang Dituntut Warga Sampai Selesai 

“Mohon doa agar dsna BKBK tetap berlanjut karena melalui dana inilah aspirasi warga dapat dipenuhi,” katanya

Putaran Akhir Reses Masa Sidang VI Tahun 2026, Anggota DPRD Sumsel H Aswan Mufti Berkunjung ke Desa Sri Tanjung Ogan Ilir 

Aswan juga mengajak masyarakat mendukung program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo. Diakui Aswan sbelumnya banyak persoalan yang muncul dari program tersebut.

“Namun saat ini pemerintah mulai melakukan perbaikan dan evaluasi, buktinya siapapun yang melakukan penyimpangan meskipun dia orang dekat presiden tetap diproses. Bahkan ada jenderal aktif dari dua institusi yang turut diproses yang di era sebelumnya tidak pernah terjadi,” tambah Aswan

Aswan juga mengajak ibu ibu untuk ikut mengawasi program dan tidak takut untuk melaporkan jika ada penyimpangan dalam pelaksanaannya.

“Jika ibu ibu atau bapak bapak menemukan penyimpangan dalam program Makan Bergizi Gratis silahkan laporkan ke call center kejaksaan, pasti diproses dan ditutup jika terbukti,” pungkas pria asal Tanjung Raja Ogan Ilir ini.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *